Senin, 12 Oktober 2009

10 drummer terbaik di dunia

0 komentar
nilah Top 10 drummer Terbaik Dunia



1) Yoshiki Hayashi 'Best drummer ever'
Attent his concert and see his drums solo is in my "100 things to do before you die"
So glad that I got a chance to accomplished it on Jan. I can die with no regret now!



2) Craig MacIntyreCraig
fantastic drummer and fun to watch. Drummers have always fascinated me. Talk about multi-tasking... amazing! Before joining Josh Groban’s band, Craig performed with Jackopierce, Toni Lynn Washington, Jess Klein, Johnny A, and the Swinging Steaks, among others. Thanks for sharing your drumkit with you know who Craig. ;



3) Neil Peartneil
should be number 1! and why isn’t mark portnoy on this list?



4) Lars Ulrich - Metallica
seeing travis barker ahead of lars made me sick to my stomach please vote for this man he is a awesome drummer



5) Tico Torres - Bon Jovi
bon jovi is one of the best bands.



6)Joey Jordison - Slipknot
my favorite and in my opinion #2, Peart is just to great, and Travis Barker isn’t good at drumming, he is good at keeping rythm and creating beats. He is a slow drummerTico has done great work



7)John Bonham - Led Zeppelin
Hes great, no Neil Peart or Keith Moon, but um all drummers play with their hands...



8)Buddy Rich
The swingmaster should not be forgotten. He was definitely instrumental in pushing early jazz to its’ popularity.



9)James "The Reverend" Sullivan - Avenged Sevenfold
“the rev is simply a beast just listen to blinded in chains or listen to critical acclaim, he’s the one singing in the chorus try to tell me what other drummer can play the drums insainly and play the double bass insainly and sing amazingly all at the same time"



10)Travis Barker - Blink 182
Blink 182 is the best band ever and travis is the reason I play drums

ini versi orang banyak... kalo loe?

10 gitaris terbaik versi aku dan ayahku

0 komentar
10 GITARIS PALING HEBAT SEPANJANG MASA ( Paling tidak ini menurut gue ) Gue coba menilai  dari pengaruh ( Influence ) mereka terhadap gitaris pendatang baru…juga gue berusaha menyusun mereka menilai dari kualitas yang diatas rata-rata,keaslian karya,dan juga karya mereka masih terus dinikmati hingga saat ini…maksud gue,tiap kali denger mereka mainin karya mereka,kite-kite pada merinding gitu loch!!!!!!!! 1. All Along The Watchtower – Jimi Hendrix
2. Eruption – Eddie Van Halen ( Van Halen )
3. Sweet Child O’Mine – Slash ( Guns N’Roses )
















4. Nevermind – Kurt Cobain ( Nirvana )










5. War - Joe Satriani












6. One – Kirk Hammett ( Metallica )
7. While My Guitar Gently Weeps – Eric Clapton ( The Beatles )
8. Black Star – Yngwie Malmsteen
9. As I am – John Petrucci ( Dream Theater )
10. beast and the harlot – synyster gates ( A7X )

Versi ayah gue


1.# Jimi Hendrix ("Sang Dewa Gitar")

Gitaris rock zaman kini yang mencari guru abadi atau sekadar melongok puncak permainan hanya akan menemui satu orang: Jimi Hendrix. Kepadanyalah, dan dari dia sajalah, segala teknik yang ada sekarang dirujukkan. Simak pengakuan-pengakuan yang dipublikasikan majalah Guitar (November 1997): "Dialah hal terbesar yang pernah kulihat," kata Stevie Ray Vaughn, . gitaris bluesyang tewas dalam kecelakaan helikopter pada 1990.

"Sependapat, Keith Richards, pemetik gitar The Rolling Stones, menyatakan bahwa Stevie "memainkan ramuan materi yang sangat menarik". Dan Eric Clapton, salah seorang gitaris yang pada 1970-an dijuluki dewa gitar, mengakui dengan Jimi-lah "aku akhirnya merasa bertemu orang lain yang bisa kuajak bicara dan bermain".

Fenomena itu sebenarnya paradoks dengan kenyataan bahwa Jimi sudah tak ada lagi. Ia meninggal di Rumah Sakit St. Mary Abbot, London, karena berlebihan menelan obat bius. Konon, ia sengaja mengakhiri hidupnya sendiri (pesan-pesan dan pernyataan-pernyataannya sebelum itu, seperti dikutip Q Encyclopedia of Rock Stars, antara lain, berupa: "Aku sudah mati sejak lama.")

Namun jika memperhatikan benar, Jimi-lah yang "menemukan" hampir semua kemungkinan eksplorasi bermain gitar. Pada masanya, ketika aksesoris sound masih sangat terbatas, ia sudah memainkan wah dan distorsi secara sempurna — yang lalu menjadi fondasi rock "n roll di masa-masa sesudahnya. Ia bahkan melengkapi diri dengan jurus-jurus akrobatik, misalnya memetik senar dengan gigi.

Lahir pada 27 November 1942 di Seattle, Amerika Serikat, dengan nama Johnny Allen Hendrix, Jimi menaruh perhatian pada musik, khususnya gitar, sejak kecil. Jagoan gitar pada masa-masa itu, seperti B.B. King, Muddy Waters, Buddy Holly, dan Robert Johnson, menjadi idolanya. Gitar pertama, jenis akustik, diperolehnya dari ayahnya pada musim panas 1958. Dengan modal itu ia bergabung dengan The Velvetones. Dan sejak itu jalan hidupnya seperti sudah digariskan.

Dengan The Velvetones Jimi hanya ikutan tiga bulan. Pada musim panas berikutnya, berbekal gitar listrik baru yang diperolehnya, lagi-lagi, dari ayahnya, Jimi bergabung dengan The Rocking Kings. Sesudah itu Jimi sempat mengikuti wajib militer, dan membentuk band di barak, tapi tak lama. Cedera menyebabkannya diberhentikan dari dinas. Perubahan besar terjadi ketika, sebagai gitaris pocokan yang sudah kenyang bermain dengan bermacam artis, pada 1966, ia bertemu Chas Chandler, pembetot bas Animals — band yang punya hit The House of the Rising Sun.

Chas, yang memutuskan keluar dari Animals dan memilih pekerjaan baru sebagai manajer, membawa Jimi ke Inggris. Di sana Chas mempertemukan Jimi dengan Mitch Mitchell, dramer, dan Noel Redding, pemain gitar yang diminta membetot bas. Bersama mereka berdua, Jimi lalu membentuk Jimi Hendrix Experience.

Experience cepat melambung. Single pertamanya, Hey Joe, sempat 10 minggu ngendon di tangga lagu-lagu Inggris, mencapai posisi tertinggi keenam pada awal 1967. Sukses ini segera disusul album Are You Experience?. Inilah rekaman yang disebut-sebut sebagai kompilasi baru musik yang sama sekali radikal; album yang menyuarakan semangat generasi pada masa itu.

Tapi popularitas di negeri sendiri baru diperoleh ketika Jimi berkesempatan manggung di Monterey International Pop Festival, County Fairground, Monterey, Kalifornia, pada 1967. Di sinilah Jimi memamerkan aksi teatrikal yang fenomenal: membakar dan menghancurkan gitarnya.

Bendera karier Jimi terkerek tinggi-tinggi sejak itu. Berturut-turut, dalam waktu kurang dari setahun, antara 1968-1969, bersama Mitch dan Noel, ia merilis Axis: Bold as Love dan album ganda Electric Ladyland. Pada album yang disebut terakhir Jimi, yang akhirnya memiliki studio sendiri, mengerahkan seluruh kemampuannya sebagai gitaris maupun sebagai operator-sound engineer. Sukses besar. Tapi korban tak terhindarkan: Experience bubar.

Jimi memang tak lalu ikut tenggelam. Ia bahkan masih sempat meramaikan festival band yang hingga kini tak terlupakan dalam sejarah musik rock: Woodstock Music & Art Fair. Waktu itu tahun 1969. Jimi, yang tampil bersama Gypsy Sons & Rainbows (antara lain diperkuat Mitch), mengantongi bayaran 125 ribu dolar Amerika Serikat, tertinggi di antara para artis lain.

Sebuah bayaran yang pantas, tapi, rupanya, itulah penampilan akbar terakhir bagi Jimi. Setahun kemudian ia lebih memilih meninggalkan semuanya, selama-lamanya. Secara fisik, sih. Soalnya, pengaruh Jimi justru tetap hidup hingga kini.


2.# Joe Satriani (" Steve Vai: selama Joe Satriani tetap berkarya, saya akan tak akan kehilangan inspirasi")

Joe Satriani, pertama kali belajar gitar pada saat berumur 14 tahun. Pada umur 15 tahun, Joe sudah mengajar gitar (selama 3 tahun) kepada beberapa muridnya yang antara lain adalah Steve Vai, Kirk Hammet (Metallica) dan Larry LaLonde (Primus). Dapat dibayangkan betapa tekunnya dan cepatnya Joe mendalami permainan gitarnya.

Sambil mengajar di Second Hand Guitar, Berklee, Joe merilis albumnya yang pertama tahun 1986 yang berjudul Not Of This Earth. Tahun berikutnya, Surfing With The Alien dirilis dan mendapatkan gold dan platinum sales. Tahun 1989 Surfing in a Blue Dream pun dirilis dan mencapai angka 750.000 keping untuk penjualannya dan masuk ke nominasi Grammy Awards. Tahun 1992 The Extremist dirilis yang juga masuk nominasi Grammy Awards dan mencapai peringkat 24 di Billboard chart.

Tahun berikutnya, Time Machine (dobel CD) dirilis. Di tahun 1995 album yang berjudul Joe Satriani dirilis dan lagu My World masuk nominasi Grammy Awards. Tahun 1998 Joe merilis albumnya yang ke delapan berjudul Crystal Planet.

Di tahun 2000 Joe merilis album Engines Of Creation. Di album ini Joe melakukan eksperimen dengan rekaman menggunakan rhytm-rhytm yang dibuat di komputer. Tahun 2001 Joe merilis album live nya Live in San Fransisco.

Selain merilis album solonya, Joe Satriani juga merupakan penggagas diadakannya G3. Bersama Steve Vai, Joe sudah beberapa kali mengadakan konser G3 dengan dewa gitar lainnya seperti Eric Johnson (1996), Adrian Leggs, Kenny Wayne Shepherd dan Robert Fripp (1997), Michael Schenker dan Uli John Roth dengan Brian May sebagai Guest Star untuk show di London dan Patrick Rondat di Perancis (1998) dan John Petrucci (2001).

Joe Satriani juga berpartisipasi dalam proyek Merry Axemas-nya Steve Vai dan memainkan satu lagu Silent Night yang di aransemen ulang dan juga pernah mengisi posisi gitar untuk Deep Purple di tahun 1990-an.


3.# Steve Vai ("Dewa gitar yang flamboyan dan serba bisa")

Siapa yang tidak kenal dengan dewa gitar yang satu ini? Permainannya mulai dari blues, jazz, rock sampai klasik dan ethnic music. Permainan gitarnya pun tidak terbatas pada komunitas gitar saja tetapi juga bagi orang-orang awam yang tidak mendalami gitar.

Pada umur 6 tahun, Steve mulai belajar piano. Pada umur 10 tahun, Steve mulai belajar bermain akordeon. Pada umur 13 tahun barulah Steve mulai mendalami gitar dan sejak saat itu lahirlah seorang dewa gitar yang baru.

Steve Vai mengawali karirnya dengan album debutnya Flex-Able Leftovers pada tahun 1984. Pada tahun 1990, Steve merilis album keduanya yang berjudul Passion and Warfare.Album ini mendapat pengakuan internasional dan Steve memenangkan polling pembaca majalah Guitar Player dalam 4 kategori yang berbeda.

Album Steve yang ketiga berjudul Sex & Religion dirilis tahun 1993 dan album keempatnya Alien Love Secrets dirilis tahun 1995. Pada tahun 1996 album kelima Steve Fire Garden dirilis.

Tahun 1999, Steve meluncurkan album keenamnya yang berjudul Ultra Zone. Dalam album ini Steve lebih banyak memfokuskan dirinya dalam komposisi lagu dan bereksperimen dengan gitarnya.

Tahun 2001 album The Seventh Song dirilis dan album ini berisi lagu-lagu slow/ballad yang pernah dirilis Steve dengan ditambah beberapa lagu baru. Dan di tahun 2001 Alive in an Ultra World pun dirilis.

Steve Vai juga pernah memproduksi 2 album Natal yang berjudul Merry Axemas Vol.1 dan Merry Axemas Vol.2, juga konser G3 bersama Joe Satriani dan Eric Johnson/Kenny Wayne Shepherd dan terakhir John Petrucci turut juga bergabung dalam G3.

Belakangan ini Steve Vai lebih memfokuskan diri bereksperimen pada permainan gitarnya dan sekarang ini band Steve Vai ditambah seorang pemain bass yang sudah tidak asing lagi buat fans-fans rock tahun 80-an, Billy Sheehan. Belum pasti kapan album barunya akan beredar, kita tunggu saja… liberty and justice for all!


4.# John Petrucci ("Salah satu gitaris progressive yang paling popular")

John besar di Long Island, tepatnya di King park, dimana dia, john myung & Kevin moore bersekolah bersama. John mulai Belajar gitar ketika masih berumur 12 tahun (sebelumnya dia pernah belajar ketika berumur 8 tahun tetapi menyerah ketika Dia melihat kakak perempuannya harus begadang tiap malam belajar main organ. Dia tidak merencanakan untuk menjadi seperti Itu, Dia belajar gitar sepulang sekolah dan akhirnya dia menjadi tidak tertarik lagi).

Namun dia mulai banyak terpengaruh Oleh permainan gitar dari gitaris semacam Yngwie Malmsteen, Randy Rhoads, Iron Maiden, Steve Ray Vaughn, dan grup besar Semacam Yes, Rush, Dixie dregs dan lain lain dia mulai bertekad untuk mencapai level permainan seperti mereka.

Sebagaimana kemunculan musik trash metal yang membuat John tertarik, maka John juga memperluas influence nya dengan Mendengarkan Metallica & Queensryche. John merasa membutuhkan tantangan yang lebih dalam tehnik guitar oleh karena itu Dia banyak mengadaptasi hammering speed & melodic style dari gitaris-gitaris seperti Steves (Steve Morse & Steve Vai), The Als (Allan Holdsworth & Al Dimeola) Mike Stern, Joe Satriani, Neal Schon & Eddie Van Halen.

Pendidikan musiknya dimulai dengan berbagai kelas teori musik yang dia ambil ketika high school. Dia belajar secara otodidak, tetapi dia sempat menerima beberapa pelajaran gitar yang dia ambil ketika dia masuk ke Berklee College of Music di Boston, dimana dia Mempelajari komposisi jazz dan harmoni.

Ketika di Berklee John Petrucci dan John Myung yang juga belajar di berklee bertemu dengan Mike Portnoy, dan mereka mulai membuat band yang diberi nama Majesty yang nantinya kemudian berganti nama menjadi Dream Theater. John sudah merekam 7 album dengan Dream Theater, dan dia juga banyak terlibat dengan beberapa proyek sampingan seperti Liquid Tension Experiment Dengan Tony Levin, Age of Impact, dan bahkan game Sega Saturn yang disebut Necronomicon, dan juga terakhir dia terlibat dalam proyek G3 Bersama Joe Satriani dan Steve Vai. Kecintaan dia pada menulis lirik dikombinasikan dengan gaya komposisi yang unik dari progressive fusion Mengasah bentuk musik dari Dream Theater.

John tinggal bersama istrinya Rena, dan 3 anaknya SamiJO, Reny, dan Kiara di New York. Ketika dia tidak bermain gitar dia banyak menghabiskan Waktunya dengan istri dan anak-anaknya dengan bermain skating, bersepeda, berolahraga dan menontong film.

John sedang merencanakan membuat solo albumnya yang pertama. Lagu-lagu barunya yang dia mainkan ketika bersama G3 juga akan ada di solo album tersebut. Jaws of Life (sebelumnya I.B.S.), Damage Control and Glasgow Kiss. Dia melibatkan beberapa musisi seperti Dave LaRue pada bass, Dave DiCenso dan Tony Verderosa pada drum.


5.# Yngwie Malmsteen ("Pahlawan dan pelopor gitaris shredder sedunia dari Swedia")

Yngwie Malmsteen merupakan pelopor yang melahirkan seluruh gitaris shredder yang kami tampilkan di website ini. Setelah Eddie Van Halen (Van Halen) pertama kali membawakan tembang "Eruption" pada tahun 1978 yang memperkenalkan teknik "two handed tapping", Yngwie meluncurkan album klasik baroque shred debutnya "Rising Force" yang mengegerkan komunitas gitar rock, menciptakan standar baru untuk kecepatan & keahlian dalam bermain. Warna "Neo-Classical" yang di bawahkan Yngwie adalah berdasarkan struktur komposisi dari J.S Bach (1685-1750) dan Niccolo Paganini (1782-1840).

Setelah itu muncul para gitaris shredder yang menghasilkan sekian banyak album yang sukses. Hampir setiap minggu muncul gitaris baru yang mengklaim dirinya sebagai gitaris baru yang paling cepat di dunia. Sebagai contoh: Paul Gilbert, Marty Friedman, Jason Becker, Richie Kotzen, Vinnie Moore, Tony Macalpine, Greg Howe, dll. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Yngwie merupakan pahlawan gitar yang patut diacungi jempol.

Pernikahan ayah Yngwie (seorang kapten tentara) dan ibunya (Rigmor - seniman) diakhiri dengan penceraian tidak lama setelah Yngwie lahir. Di samping itu Yngwie juga memiliki seorang kakak perempuan bernama Ann Louise dan kakak lelaki Bjorn. Yngwie terlahir sebagai anak bungsu yang liar, tidak bisa diatur dan ceria.

Pada awalnya Yngwie mencoba untuk mempelajari piano dan trumpet tetapi ia tidak dapat menguasai alat musik tersebut. Acoustic guitar (gitar bolong) yang dibeli oleh ibunya pada waktu dia berusia 5 tahun juga tidak disentuh Yngwie dan dibiarkan bergelantung di dinding.

Sampai akhirnya pada tgl 18 September 1970, Yngwie melihat sebuah acara spesial mengenai meninggalnya Jimi Hendrix. Di situ Yngwie yang masih 17 tahun tsb menyaksikan bagaimana Jimi Hendrix menghasilkan bunyi feedback guitar dan membakar gitarnya di depan penonton. Pada hari wafatnya Jimi Hendrix tsb lahirlah permainan gitar Yngwie.

Yngwie yang penasaran tersebut kemudian membeli sebuah Fender Stratocaster murah, mencoba memainkan tembangnya Deep Purple dan menghabiskan banyak waktu untuk mengetahui rahasia dari alat instrumen dan musiknya sendiri. Kekaguman Yngwie terhadap Ritchie Blackmore (gitaris Deep Purple) yang dipengaruhi oleh musik klasik dan kekaguman terhadap kakak perempuannya yang sering memainkan komposisi Bach, Vivaldi, Beethoven, dan Mozart, memberikan ide kepada Yngwie untuk menggabungkan musik klasik tersebut dengan musik rock. Yngwie terus bermain seharian penuh sampai tidurpun dia masih tetap bersama gitarnya.

Pada usia 10 tahun, Yngwie menggunakan nama kecil dari ibunya "Malmsteen", mengfokuskan seluruh energi dia dan berhenti bersekolah. Di sekolah Yngwie dikenal sebagai pembuat onar dan sering berantem, tetapi pintar dalam pelajaran bahasa Inggris dan seni. Ibunya yang menyadari bakat musiknya yang unik, mengizinkan Yngwie tinggal di rumah dengan rekaman dan gitarnya. Setelah menyaksikan violinis Gideon Kremer membawakan komposisi Paganini: 24 Caprices di televisi, Yngwie akhirnya mengetahui bagaimana cara mengawinkan musik klasik dengan skill permainan dan karismanya.

Yngwie dan beberapa temannya merekam 3 lagu demo dan dikirim ke studio rekaman CBS Swedia, tetapi rekaman tersebut tidak pernah digubris atau diedarkan. Oleh karena frustasinya, Yngwie menyadari bahwa dia harus meninggalkan Swedia dan mulai mengirimkan demo rekaman dia ke berbagai studio rekaman di luar negeri. Salah satu dari demo tape Yngwie ternyata jatuh ke tangan konstributor Guitar Player dan pemilik Shrapnel Records: Mike Varney. Akhirnya Yngwie mendapat undangan ke Los Angeles untuk bergabung dengan band terbaru Shrapnel: "Steeler" dan seterusnya yang disebut sebagai sejarahnya. Pada bulan February 1983 Yngwie berangkat dari Swedia ke Los Angeles dengan bekal keahlian dan gaya permainan barunya.

Selanjutnya permainan Yngwie dikenal dunia dengan permainannya yang sangat cepat di intro lagu "Hot On Your Heels". Yngwie kemudian pindah ke group band Alcatrazz, sebuah band yang bergaya "Rainbow" dan didirikan oleh penyanyi Graham Bonnett. Walaupun telah bergabung dengan Alcatrazz yang menampilkan sekian banyak solo hebat di lagu "Kree Nakoorie", "Jet to Jet," dan "Hiroshima Mon Amour", Yngwie masih merasa terlalu dibatasi oleh band itu sendiri. Akhirnya Yngwie berpikir bahwa hanya album sololah yang menjadi solusi terbaik.

Album solo pertama Yngwie: Rising Force (kini dinobatkan sebagai kitab musik rock Neo-Classical) berhasil memasuki nomor 60 di tangga Billboard charts untuk musik instrumental gitar tanpa berbau komersil. Album ini juga memenangkan nominasi Grammy untuk Instrumental Rock Terbaik. Tidak lama kemudian Yngwie terpilih sebagai Gitaris Pendatang Baru Terbaik di berbagai majalah dan media, Gitaris Terbaik Tahun Itu, dan Rising Force menjadi Album Terbaik untuk tahun itu juga.

Pada 22 June 1987 mendekati ultah Yngwie yang ke-24, Yngwie mengalami kecelakaan dengan mobil Jaguarnya yang mengakibatkan dia koma hampir seminggu. Penyumbatan darah pada otak Yngwie juga menyebabkan tangan kanannya tidak berfungsi. Karena takut akan karirnya yang akan berakhir itu, Yngwie dengan susah payah mengikuti terapi untuk memulihkan kembali tangan kanannya. Setelah itu Yngwie mendapat cobaan lagi dari kematian ibunya di Swedia akibat penyakit kanker yang menghabiskan banyak biaya medical. Jika Yngwie orang lain, mungkin sudah menyerah dengan nasib seperti itu, tetapi Yngwie justru berubah dan kembali ke musiknya dengan semangat tinggi.

Setelah itu Yngwie meluncurkan album yang laris manis seperti Odyssey, Eclipse, Fire & Ice, Seventh Sign, I Can’t Wait, Magnum Opus, Inspiration, Facing the Animal, Alchemy, War To End All Wars dan akhirnya Yngwie berhasil mewujudkan cita-citanya untuk bermain bersama sebuah Orkestra penuh di salah satu album terbarunya: Concerto Suite for Electric Guitar and Orchestra in Eb minor, Op. 1 (tahun 1998).

Ketika merelease albumnya Eclipse (1990), Yngwie sempat tour dan membuat konser yang sukses di Indonesia (Jakarta, Solo, & Surabaya). Rencananya pada bulan July 2001 ini Yngwie juga akan konser kembali di Indonesia, namun dibatalkan karena pemerintah USA & istrinya menasehati Yngwie akan keamanan politik di Indonesia. Padahal tiket Yngwie sudah sempat laku keras di Indonesia, penggemar Yngwie di Indonesia boleh kecewa. Kapan lagi Yngwie akan konser di Indonesia apabila keadaan politik Indonesia masih seperti ini?

Album-album berikutnya adalah Attack!! yang memuat nomor hits instrumental Baroque & Roll. Pada tahun 2003, Yngwie diajak bergabung dalam formasi G3 bersama Joe Satriani dan Steve Vai yang menelurkan 1 album dan 1 video. Setelah selesai tur bersama G3, ia merampungkan album terbarunya Unleash The Fury. Album tersebut direlease diawal taun 2005.


6.# Paul Gilbert ("Salah satu dewa gitar dengan permainan paling cepat dan bersih")

Paul Gilbert merupakan salah satu dewa gitar seperti halnya Steve Vai, Yngwie, John Petrucci lainnya. Sebelumnya Paul dikenal melalui group bandnya Mr.Big, rekaman Mr.Big yang laku keras turut membesarkan nama Paul di dunia musik rock.

Paul sendiri sudah cukup mengegerkan dunia gitaris pada tahun 86-87 sebagai pemain gitar tercepat di dunia ketika Paul masih bergabung dengan group band Racer X. Teknik permainannya telah sempurna saat ia baru menginjak 17 tahun itu.

Pada usia 5 tahun (1971) Paul sudah mulai mempelajari gitarnya, 10 tahun berikutnya (1981) Paul coba mengirim demo rekamannya ke produser Mike Varney dan di luar dugaanya Mike sangat mengagumi permainannya di samping Tony Macalpine.

Pada tahun 1984 Paul pindah ke LA dan melanjutkan sekolah gitarnya ke GIT (Guitar Institute of Technology) dan kini telah menjadi instruktur sekolah gitar bergengsi ini.

Pada tahun 1986 dia bergabung dengan band pertamanya Racer X dengan album debutnya "Street Lethal ", kemudian "Second Heat" (1987) & "Live! Extreme Volume" (1988).

Pada tahun 1989 Paul meninggalkan Racer X dan bergabung dengan group band MR.BIG dengan pemain bass yang disegani "Billy Sheehan", vocalis Eric Martin dan drummer Pat Torpey.

Mereka meluncurkan album pertamanya "MR.BIG" dan MR.BIG tampil untuk pertama kalinya di Jepang pada bulan Oktober.

Selanjutnya Paul meluncurkan album berikutnya: "Live! Raw Like Sushi" (1990), "Mr Big - Lean into it" (1991), "Mr.Big - San Francisco Live" (1992), "Racer X - Live Extreme Volume 2? (1992), "Mr.Big - Bump Ahead" (1993), "Mr.Big - Live! Raw Like Sushi 2? (1994), "HEY MAN" & " The best of MR.BIG" (1996), "Hard Rock Cafe", " Live At Budokan " & solo " King of Club" (1997).

Lagu "To Be With You" (dari Album "Lean Into It") menduduki posisi pertama di majalah Billborad USA selama 3 minggu.

Pada tahun 1998 Paul tampil pertama kali di Jepang dengan solo albumnya. Paul meluncurkan album solo "Flying Dog". Tahun 1999 Paul kembali ke Jepang dan meluncurkan album solo kedua "Beehive Live" dan album ketiga Racer X "Technical Difficulties".

Tahun 2003 album Burning Organ dirilis, kali ini masuk ke label Indonesia dibawah naungan Staria Enterprise. Namun album berikutnya, Acoustic Samurai tidak lagi di Staria, melainkan berpindah ke label Variant Music. Kemudian Paul menggelar promo tur album "Spaceship One" hingga ke Indonesia. Hal ini disambut antusias oleh penggemar-penggemarnya, pasalnya banyak artis asal Amerika yang menarik diri karena takut disweeping oleh pihak-pihak tertentu.


7.# Nuno Bettencourt ("Dewa gitar yang mempelopori warna Funky Metal")

Nuno Bettencourt merupakan gitaris rock yang terbaik dalam permainan ritemnya. Beberapa gitaris lain yang dapat menandingi permainan ritemnya dapat terhitung misalnya: John Petrucci, Darren Housholder dan beberapa pemain funk metal lainnya.

Kekreatifan Nuno dalam menciptakan teknik permainan baru telah dikenal sejak album pertama dan kedua group bandnya Extreme yaitu: "Extreme" dan "Pornograffitti". Tidak heran Nuno dinobatkan menjadi "Best New Talent" (pendatang baru terbaik) begitu Extreme meluncurkan album keduanya "Pornograffitti".

Sesuai dengan perkataan Nuno sendiri di interview-interviewnya bahwa cita-cita Nuno adalah menulis album berwarna funk seperti Pearl Jam, Nirvana dan sejenisnya. Oleh karena itu jika Anda ingin mendengarkan kepiawaian Nuno sebagai shredder, maka kami rekomendasikan Anda mendengarkan album Extreme: "Pornograffitti".

Album pertama "Extreme" dan album ketiga "Three Side Story" juga tidak kalah bagusnya. Justru album solo Nuno sendiri dan band barunya Mourning Widows, tidak menampilkan skill dari permainan Nuno sendiri. Bubarnya Extreme cukup mengecewakan penggemar Nuno.

Pada tahun 1982 Nuno pertama kalinya bertemu dengan vokalis Extreme: Gary Cherone. Ini merupakan awal dari band Extreme tsb. 2 tahun kemudian (1984) Nuno meninggalkan sekolahnya dan konsentrasi dalam melatih permainan gitarnya. Nuno melihat drummer Extreme: Mike Mangini di sebuah club di dalam band tribute Van Halen, ketika band-band lain sedang istirahat, Mike memainkan solo drum yang luar biasa.

1985 Nuno bertemu dengan bassist Extreme: Pat Badger yang bekerja di toko gitar Jim Mouradian di Winchester di mana Nuno selalu memodifikasi gitarnya di sana. Nama band mereka pertama kali dinamakan "The Dream" sebelum menggunakan nama "Extreme" dan menghasilkan lagu "Mutha" yang berhasil menerobos jajaran lagu di MTV. Tak lama kemudian nama band mereka diganti menjadi "Extreme" dan tampil di Festival Mare de Agosto (Santa Maria) pada tahun 1986.

Pada tahun 1987 Extreme memenangkan "Outstanding Hard Rock Act" pada tahun pertama Boston Music Awards. Mereka juga memenangkan kontes MTV video, yang ditonton juga oleh perusahaan rekaman A&M A&R scout. Pada bulan September mereka mendapat kabar baik dari A&M record untuk mulai rekaman.

Pada tahun 1989 mereka kembali disebut sebagai "Rising Star" di Boston Music Awards. Tak lama kemudian album debut mereka direlease, tetapi tidak banyak mendapat perhatian selain menjadi album terlaris minggu pertama di Boston, mencapai urutan ke 80 di US chart dan terjual 300.000 copy. "Kid Ego" menjadi single pertama mereka dan kemudian "Little Girls" dan Mutha (Don’t Wanna Go To School Today).

Guitar Magazines menobatkan Nuno sebagai "the next Eddie Van Halen"! Extreme tour ke Amerika Utara dan Jepang. Lagu "Play With Me" menjadi soundtrack film "Bill and Ted’s Excellent Adventure". Kemudian Nuno mengisi ritem gitar di lagu Janet Jackson "Black Cat".

Pada tahun 1990 Extreme merekam album keduanya "Pornograffitti" di Scream Studio (LA). Guitar magazine memberikan 6 halaman khusus untuk Nuno. Lagu Decadence Dance, Get The Funk Out direlease, tetapi tidak banyak yang terjadi.

Pada bulan Desember perusahaan gitar Washburn membuatkan gitar N4 Nuno Bettencourt Signature Series, sampai saat ini N4 membuktikan kerberhasilan penjualan gitar Nuno.

Awal kesuksesan Nuno terjadi pada bulan June 1991 ketika lagu "More Than Word" menjadi hit nomor 1 di USA dan luar negeri termasuk Israel, Belanda, dll. Nuno juga mengisi dan menjadi cover untuk video Hot Guitarist Video Magazine Premiere Volume (December "92).

Pada bulan Oktober Nuno terpilih sebagai Rocker Terseksi di majalah Playgirl dan juga memenangkan "Top of the Rock", "Songwriter of the Year", "Solo of the Year" (Flight of the Wounded Bumblebee), dan "Guitar LP of the Year" di majalah gitar "Guitar For The Practicing Musician"

Selanjutnya Extreme merelease album-album berikutnya: "III Sides", "Waiting For The Punchline" dan kemudian meninggalkan Extreme, merelease album solonya dan membentuk band barunya "Mourning Widows".

Penggemar shredder boleh kecewa dengan keluarnya Nuno dari Extreme karena album-album berikutnya Nuno semuanya berwarna funk murni, tidak terdengar lagi permainan gitar yang menampilkan skill dari Nuno.


8.# Eddie van Halen ("Pelopor teknik two handed tapping")

Sebelum era permainan gitar shredd dipopulerkan oleh Yngwie Malmsteen pada tahun 1984, 6 tahun sebelumnya Eddie Van Halen telah lebih dulu sukses menggemparkan dunia musik. Teknik two handed tapping atau yang biasa disebut tapping saja telah berhasil secara mutlak meracuni lebih dari separuh gitaris rock yang ada di Amerika. Bukan hanya teknik tapping saja, ia juga mempopulerkan gaya permainan gitar hard rock yang sangat berbeda dari kebanyakan gitaris rock yang cukup kental permainan bluesnya. Solo gitarnya di tembang Eruption yang terdapat dalam album debut grupnya Van Halen secara mengejutkan menjadi perbincangan utama gitaris-gitaris rock dimasa itu.

Eddie Van Halen atau biasa disebut dengan panggilan singkat EVH, merupakan seorang imigran dari Belanda. Ia dan keluarganya pindah ke Amerika sekitar tahun 60an. Awalnya lebih dulu mempelajari piano dan kemudian sedikit konsentrasi di drum. Sedangkan kakaknya, Alex Van Halen malah mempelajari gitar.

Diam-diam mereka berdua saling mencuri kesempatan mempelajari instrumen yang bukan miliknya. Alex belajar drum, EVH belajar gitar. Ternyata malah keduanya sepakat bertukar alat musik. Jadilah kemudian EVH menekuni gitar.

Pada saat mulai belajar gitar, ia cukup terpengaruh dengan permainan dari Eric Clapton dan Jimmy Page. Kemudian mereka membentuk band bernama Mammoth yang akhirnya berganti menjadi Van Halen dengan masuknya Michael Anthony pada bass, dan David Lee Roth pada vocal. Band ini terbentuk secara resmi tahun 1974.

Album Van Halen yang dirilis tahun 1978 berhasil menembus charts Billboard sampai posisi 15 dan berhasil terjual sebanyak 2 juta keping yang salah satu menjadi penyebabnya adalah solo gitar EVH di lagu instrumental, Eruption.

Nama Eddie Van Halen langsung berkibar karena ia berhasil mempopulerkan teknik tapping. Meski kontribusi dari David Lee Roth sebagai vocalis yang atraktif dan fenomenal juga tak bisa dipandang sebelah mata, namun bisa dibilang nama EVH lebih menjual. Namanya menjadi perbincangan dan berkali-kali meraih penghargaan sebagai Guitarist of The Year oleh majalah-majalah.

Selain teknik tapping yang menjadi trademarknya, EVH juga dikenal dengan senyumnya yang selalu ia tampilkan dalam segala kondisi. Tak heran gitaris-gitaris muda di Amerika begitu menghormatinya. EVH kemudian membuat penampilan gitar Fender Stratocasternya menjadi berbeda. Body berwarna merah dengan garis-garis putih menjadi salah satu nilai jualnya.

Album berikutnya dimasa David Lee Roth menjadi vocalis yang dirilis adalah Van Halen II (1979) dan Woman and Children First (1980), Fair Warning (1981), Diver Down (1982), dan sebuah album yang merupakan salah satu album masterpiece dari Van Halen yaitu 1984 yang dirilis tahun 1984.

Di album 1984, EVH menampilkan permainan keyboard yang menawan. Malahan masyarakat awam lebih mengenal suara dan permainan keyboardnya di lagu Jump ketimbang teknik-teknik gitarnya. Lagu Jump berhasil menjadi juara 1 di charts Billboard.

Pada tahun 1983, sebelum album 1984 dirilis. EVH sempat bekerjasama dengan King of Pop, Michael Jackson. EVH ikut serta dalam proyek album Thriller yang nantinya terjual lebih dari 20 juta copy. Ia memoles lagu yang berjudul Beat It menjadi sedikit berwarna rock dan dance. Tak lupa juga EVH menampilkan solo gitar dan teknik tappingnya yang merajalela di lagu tersebut. Munculnya EVH di lagu tersebut mendapat respon yang luar biasa dengan perolehan menduduki puncak charts Billboard selama berminggu-minggu.

Tahun 1986 Van Halen mengalami perubahan formasi dengan mundurnya David Lee Roth dan digantikan oleh Sammy Haggar. Meskipun begitu, EVH tetap mampu menampilkan permainan-permainan gitar terbaiknya.

Album-album berikutnya seperti 5150 (1986), OU812 (1988), For Unlwaful Carnal Knowledge (1991), dan Balance (1995) masih cukup mampu memperpanjang nafas Van Halen dalam dunia rekaman. Tak lama kemudian kembali Van Halen berganti vocalis dengan masuknya Gary Cherone (ex Extreme).

Van Halen semasa Gary Cherone oleh banyak pihak dianggap sebagai era terburuk dengan ditandai kurang suksesnya album Van Halen III (1998). Tahun 2001 EVH terkena kanker mulut, ia terpaksa absen selama sekitar 2 tahun untuk proses penyembuhan.


9.# Michael Schenker ("Salah Satu Pelopor Gitar Hero di Jerman")

Jika diadakan polling mengenai "10 gitaris terbaik Jerman sepanjang masa", saya yakin kalau nama Michael Schenker akan termasuk salah satu diantaranya. Bahkan kalaupun disuruh memilih 5 saja, saya tetap yakin namanya akan tetap masuk. Tidak aneh bila melihat sepak terjangnya mengangkat nama Jerman sebagai negara yang memiliki gitaris kelas satu dan mampu bersaing dengan gitaris handal dari Inggris dan Amerika.

Michael dan saudaranya, Rudolf memiliki hobi yang sama, yaitu bermain gitar. Michael mendapat inspirasi dalam bermusik dari 2 grup band yang cukup populer di masa itu, Wishbone Ash dan Mountain. Ia juga sempat bekerja sambilan sebagai transcriber lagu.

Tahun 70-an awal, Michael bergabung dengan band milik Rudolf, The Scorpions. Kebetulan permainan Michael cukup menonjol, namun saat band ini merilis album debutnya, Lonesome Crow pada tahun 1972 album itu kurang mendapat respon yang positif. Satu hal yang perlu dicatat, saat itu usia Michael baru 17 tahun.

Setelah mengikuti tur promo bersama Scorpions, band lain bernama UFO tertarik dengan talentanya. Kemudian Michael meninggalkan Scorpions dan bergabung dengan UFO yang baru saja ditinggal gitarisnya, Michael Bolton (tapi bukan Michael Bolton penyanyi).

Bersama UFO, Michael sempat merilis beberapa album, diantaranya Phenomenon (1974), Force It (1975), No Heavy Petting (1976), Lights Out (1977), Obsession (1978). Pada era Michael Schenker inilah nama UFO bisa berkibar dan mendapat pendengar yang lebih luas sampai ke pasar Amerika.

Permainan gitarnya menunjukkannya sebagai seorang musisi yang berpengaruh. Ia juga terkenal dengan sosoknya yang menenteng Gibson Flying-V dengan body yang dimodif pada bagian catnya, setengah hitam, setengah putih.

Akan tetapi setelah album merilis album Obsession, Michael dikeluarkan dari UFO karena kecanduan alkohol dan kembali ke Scorpions. Ia menggantikan Uli John Roth yang sebelumnya menggantikan posisinya saat ia keluar dari Scorpions dulu.

Sekembalinya ke Scorpions, ia ikut merilis album Lovedrive pada tahun 1979. Namun sayang, ketika sedang menjalani tur pertamanya di Amerika, Michael lagi-lagi absen hadir karena kecanduan alkohol. Album tersebut tidak diterima di Amerika terutama karena masalah cover albumnya. Michael pun digantikan oleh Matthias Jabs yang akhirnya menjadi gitaris permanen Scorpions sampai saat ini.

Setelah keluar dari Scorpions, ia sempat diangkat sebagai gitaris pengganti sementara Joe Perry di Aerosmith. Setelah itu Michael memutuskan untuk bersolo karir dengan membentuk Michael Schenker Group atau biasa disebut MSG.

Di band ini Michael bertindak sebagai konseptor dan gitaris. Sedangkan untuk vocal diisi oleh Robin McAuley. Album-album yang dirilis adalah Michael Schenker Group (1980), MSG (1981), Assault Attack and One Night at Budokan (1982). Album-album tersebut cukup berkarakter hingga membuat Ozzy Osbourne sempat menawarinya menjadi gitaris Ozzy setelah kematian Randy Rhoads.

Tahun awal-awal 90an, Michael juga sempat bergabung dengan Ratt untuk bermain unplugged MTV. Selain itu ia pernah tampil dalam kolaborasi Contraband bersama personel-personel dari band-band rock saat itu seperti Shark Island, Vixen, Ratt, dan L.A. Guns). Kemudian ia merilis album Thank You (1993), dan Unforgiven (1999). Tahun 1995, Michael kembali bergabung dengan UFO, dan merilis album Walk On Water dan kemudian tahun 2002 merilis album Sharks.

Dengan suara gitar yang khas dan riff-riff gitar yang catchy sebagai kontribusinya pada Queen, Brian May menjadi salah satu dari sekian musisi yang berbakat dan memberikan pengaruh pada tahun 70-an.


10.# Bryan May

Ia adalah anak seorang tukang servis elektronik dan musisi. Ia ternyata ikut mewarisi bakat ayahnya dalam bidang menyolder dan musik. Namun ia sanggup menyeimbangkan ketertarikannya akan teknologi dan musisi dan kemudian melanjutkannya untuk meraih gelar di bidang Fisika. Di saat senggangnya ia menyempatkan diri membuat gitar dibantu oleh ayahnya. Gitar buatannya ini yang kemudian menjadi trade-mark Brian May di setiap penampilannya.

Saat masih sekolah ia membentuk band pertamanya, 1984, yang merupakan sebuah band instrumental. Band mereka manggung di sekitar kota London dan membuka pertunjukan artis/band legendaris seperti Traffic, Jimmi Hendrix, Pink Floyd dan Tyrannosaurus Rex (nantinya dikenal sebagai T-Rex). Pada tahun 1968, ia meninggalkan bandnya untuk memfokuskan diri pada studinya di Imperial College.

Saat kuliah, May sering nongkrong bareng Roger Taylor dan kemudian membentuk band hard rock trio bernama Smile. Ia malah juga meneruskan pendidikannya setingkat S2 pada jurusan matematika dan ilmu pengetahuan, tapi kemudian malah memutuskan untuk lebih fokus pada musik secara penuh.

Band Smile menandatangani kontrak dengan Mercury Records dan merilis satu single yang tidak meraih sukses. Kemudian mereka menambahkan Freddy Mercury pada posisi vokal dan merubah nama band mereka menjadi Queen.

Setelah bekerja dengan beberapa bassist, akhirnya mereka menemukan dan merekrut John Deacon pada tahun 1971. Queen kemudian menandatangani kontrak dengan EMI dan merilis debut albumnya (Queen) pada tahun 1973 dengan kekuatan utama album mereka: kombinasi vokal opera Freddie Mercury dan riff-riff keren Brian May.

Brian May bersama Queen terus berekperimen dengan mengembangkan sound mereka. Albun A Night at the Opera dirilis tahun 1975 dan menelurkan lagu hit "Bohemian Rhapsody", yang memperdengarkan kemampuan musikal dan kehebatan mereka sebagai pengarang lagu.

Kedua album mereka selanjutnya A Day at the Races pada tahun 1976 dan News of the World pada tahun 1977 juga meraih sukses besar di radio maupun di toko musik dengan hit-hit mereka seperti "We Will Rock You" dan bahkan "We Are The Champion" dari album News of the World malah digunakan menjadi lagu kemenangan di lomba olahraga di seluruh dunia sampai sekarang.

Yang menarik adalah, salah satu lagu dari album News, "It’s Late" adalah lagu dimana Brian May menggunakan two-handed tapping dan hammer-on saat solo gitar dan setahun kemudian baru Eddie Van Halen terkenal dengan two-handed tapping gayanya sendiri. May menyebutkan bahwa tehnik tapping yang ia gunakan diconteknya dari seorang gitaris band club di daerah Texas. Menurut gitaris band tersebut malah Billy Gibbons (ZZ Top) yang pertama kali menggunakannya dan ia hanya menconteknya.

Setelah Freddie Mercury wafat di tahun 1991, Queen secara resmi bubar. Hanya pada event-event khusus seperti "Concert for Life tribute to Mercury" di tahun 1992 (menggalang dana untuk Mercury Phoenix Trust, dibentuk untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya AIDS).

Brian May kemudian lebih fokus bersolo karir, merilis Back to the Light pada tahun 1993. Setahun kemudian ia merilis Live at Brixton Academy, yang isinya adalah gabungan dari lagu-lagu solo karirnya dan dari koleksi lagu Queen. Pada tahun 1998 ia merilis album berjudul Another World dimana Jeff Beck ikut mengisi gitar pada lagu "The Guv’nor".

Minggu, 11 Oktober 2009

SEPEDA MOTOR TERBAIK indonesia versi FORWOT

0 komentar

Yamaha V-IXION produksi PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia keluar sebagai peraih FORWOT-IMOTY 2008 sekaligus mengungguli enam finalis sepeda motor terbaik lainnya.
• FORWOT-IMOTY 2008 melibatkan 40 Juri Suara dan 17 Juri Penentu yang seluruhnya merupakan wartawan bidang pemberitaan otomotif dari berbagai media cetak dan elektronik nasional.

Jakarta, 12 Desember 2008 - Didukung merek pelumas TOP 1, Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) mengumumkan Yamaha V-IXION sebagai penyandang mahkota Indonesia Motorcycle of the Year 2008 (FORWOT-IMOTY) . Sepeda motor produksi PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia ini keluar sebagai pemenang setelah mengumpulkan total poin tertinggi hasil penilaian 17 Juri Penentu FORWOT-IMOTY 2008.
Kemenangan Yamaha V-IXION sekaligus memupus harapan enam sepeda motor finalis terbaik lainnya, yaitu Bajaj Pulsar 200 DTS-i, Honda Beat, Honda Supra X125 PGM-FI, Honda Vario, Kawasaki Ninja 250 R, dan Suzuki Satria F150.
Ketujuh finalis ini sebelumnya dipilih oleh 40 Juri Suara (Voters) dari 70 model sepeda motor yang sedang dijual di Tanah Air. Adapun seluruh Juri Suara merupakan wartawan bidang pemberitaan otomotif dari berbagai media cetak dan elektronik nasional.
Yamaha V-IXION dinyatakan berhak menyandang gelar bergengsi dan satu-satunya itu setelah 17 Juri Penentu—terdiri dari wartawan bidang pemberitaan otomotif dari berbagai media cetak dan elektronik nasional—memberikan total nilai 114 poin. Sementara Kawasaki Ninja 250 R yang meraih total nilai 75 poin duduk diperingkat kedua. Posisi ini dibuntuti Honda Supra X125 PGM-FI yang mengantongi 74 poin.
“Banyak kriteria yang harus kami pertimbangkan sebelum memberi nilai untuk setiap finalis. Salah satu yang wajib kami pikirkan adalah nilai dan fungsi sebuah sepeda motor,” kata Nugroho Adhi, Ketua Presidium Dewan Juri FORWOT-IMOTY 2008 usai pengumuman pemenang di Jakarta Motorcycle Show 2008, Jumat (12/12).
“Ketujuh finalis adalah produk-produk terbaik yang mewakili setiap model dan harga. Semua memiliki keunggulan dan keunikan tersendiri. Namun pada akhirnya total poin tertinggi diterima Yamaha V-IXION,” lanjutnya.
Adhi mengatakan bahwa format penentuan FORWOT-IMOTY 2008 berbeda dengan metode penilaian yang dilakukan pada 2006. Untuk penilaian tahun ini Adhi menambahkan FORWOT mengaplikasi sistem formulasi dari Eropa dan Jepang untuk kegiatan serupa.
Sementara itu, sebagian besar Juri Penentu mengakui Yamaha V-IXION pantas menjadi juara. Dalam pernyataan tertulis, para juri menilai, Yamaha V-IXION menjadi gambaran bagaimana performa kendaraan tidak diidentik dengan kapasitas mesin yang besar dan boros bahan bakar.
Yamaha V-IXION yang diakui Juri Penentu memiliki nilai dan fungsi berimbang juga dinyatakan telah memupus keraguan konsumen di Tanah Air akan efektifitas serta efisiensi teknologi fuel injection pada sebuah sepeda motor.
“Saya berharap apa yang kami lakukan ini bisa menjadi gambaran bagi konsumen sepeda motor Tanah Air dalam menentukan pilihan terbaik,” ujar Eri Haryoko, Ketua Umum FORWOT.
“Pemilihan oleh wartawan di bawah paguyuban FORWOT sangat independen dan transparan. Kami tidak memiliki kepentingan komersial atas kegiatan ini, baik bagi paguyuban maupun media masing-masing. Sejauh ini hanya FORWOT yang secara tegas memperlihatkan nilai hasil penjurian kepada publik,” tambahnya.
Dukungan merek pelumas TOP 1 dalam FORWOT-IMOTY 2008 ini juga merupakan salah satu wujud independensi FORWOT dalam penyelenggaraan kegiatan ini. “TOP 1 kami pilih tak semata-mata karena produknya berkualitas, juga karena kesamaan visi TOP 1 dengan FORWOT yang selalu berkomitmen memberikan hal-hal terbaik bagi konsumen nasional,” kata Eri Haryoko.
Ketujuh belas wartawan yang menjadi Juri Penentu FORWOT-IMOTY 2008 adalah Nugroho Adhi (Koran Tempo), Kusnadi Chahyono (AUTOCAR), Gatot Irawan (Sinar Harapan), Anton Suhartono (okezone.com) , Amir Hamzah (Bikersmag), Aloysius Sunu (Warta Kota), Alfons Suhadi (Kedaulatan Rakyat), Syubhan Akib (detik.com), Ahmad Muhibbuddin (Bisnis Indonesia), Irwan Siswanto (Berita Kota), Bambang Suharnomo (Pos Kota), Atho Al Rahman (Indo Pos), Syahruddin E (Republika), Rully A. Mangapul (Ascomaxx), Wahyu Atmaji (Suara Merdeka), Donny Apriliananda (Seputar Indonesia), dan Dikdo Maruto (Pikiran Rakyat).
Kemenangan yang diberikan kepada PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia tahun ini sekaligus melanjutkan prestasi serupa yang diperoleh Yamaha Jupiter MX pada 2006.
PROSES PENILAIAN
Seperti diberitakan sebelumnya, ketujuh finalis FORWOT-IMOTY 2008 merupakan hasil pilihan 40 Juri Suara yang seluruhnya merupakan wartawan bidang pemberitaan otomotif dari berbagai media nasional. Dalam proses pemilihan tujuh finalis setiap Juri Suara memiliki kesempatan maksimum memilih 10 nominator terbaik.
Meski begitu, pilihan mereka dibatasi pada total 70 kendaraan roda dua yang sedang dijual ATPM anggota AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) dan Non-AISI. Adapun merek sepeda motor yang mengikuti proses nominasi ini adalah Bajaj, Honda, Kawasaki, Kymco, Kanzen, Minerva, Suzuki, TVS, dan Yamaha.
Ketujuh finalis sepeda motor terbaik tersebut selanjutnya dinilai 17 Juri Penentu untuk memperebutkan satu gelar bergengsi FORWOT-IMOTY 2008. Pada tahapan penilaian ini setiap Juri Penentu memiliki nilai 25 poin, di mana 10 poin wajib diberikan bagi satu sepeda motor—yang terbaik menurut masing-masing juri—dan 15 poin sisa secara variabel bebas diberikan untuk empat sepeda motor lain.
Dalam penilaian yang dilaksanakan Selasa (9/12) di Jakarta, sebanyak tujuh Juri Penentu tercatat memberi nilai maksimal 10 poin bagi Yamaha V-IXION. Sedangkan sepuluh Juri Penentu lainnya hanya memberikan nilai bervariasi antara 1 sampai 9 poin. Dengan kata lain, Yamaha V-IXION menjadi satu-satunya finalis yang diberkahi nilai oleh 17 Juri Penentu.
Kawasaki Ninja 250 R sendiri hanya mendapat nilai maksimal 10 poin dari dua Juri Penentu, sementara seorang Juri Penentu menyatakan abstain poin (tidak memberi poin). Sebenarnya, Honda Supra X125 PGM-FI lebih beruntung karena mampu meraih nilai maksimal 10 poin dari tiga Juri Penentu. Sayangnya, tiga Juri Penentu abstain memberi poin untuk produk andalan PT Astra Honda Motor ini.
Sementara itu, secara keseluruhan hanya Honda Vario dan Suzuki Satria F150 yang tidak menerima nilai maksimal 10 poin dari seluruh Juri Penentu. Honda Vario juga menjadi produk yang paling banyak menerima abstain poin (11 Juri Penentu).
Sedangkan Bajaj Pulsar DTS-I 200 yang menjadi satu-satunya wakil Non-AISI meraih tempat keempat setelah secara rata-rata hanya mendapat 4,35 poin dari 14 Juri Penentu.. ***
PENDAPAT 17 JURI PENENTU
Nugroho Adhi (Harian Koran Tempo)
Kawasaki Ninja 250 R menegaskan diri sebagai sportbike ringan sejati. Produksi global ini pantas dipercaya konsumen dunia, karena ternyata Ninja 250 R juga serasi dengan kondisi dan kebutuhan konsumen kendaraan roda empat nasional yang kini beralih ke sepeda motor.
Kusnadi Chahyono (Majalah AUTOCAR)
Honda Supra X125 PGM-FI adalah sepeda motor commuter dengan mesin praktis yang telah mengaplikasi teknologi PGM-FI. Sistem canggih ini membuat Honda Supra X125 PGM-FI tetap ekonomis, emisi rendah, dan memberikan performa yang ideal.
Gatot Irawan (Harian Sinar Harapan)
Kawasaki Ninja 250 R muncul sebagai motor sport dengan desain menarik. Ninja 250 R juga memberi kesempatan luas kepada konsumen nasional yang selama ini sulit menemukan motor sport berdesain total dengan harga yang realistis.
Anton Suhartono (Situs Internet okezone.com)
Honda Beat mewujudkan mimpi sebagian besar masyarakat Indonesia yang membutuhkan kendaraan roda dua berharga ekonomis dengan biaya operasional yang efisien.
Amir Hamzah (Majalah Bikersmag)
Yamaha V-IXION wajar disukai konsumen kendaraan roda dua nasional. Sepeda motor ini tampil dengan komposisi bodi sporty dan rangka Deltabox yang fenomenal di kelasnya. Ternyata dengan kapasitas mesin yang efisien, dibarengi teknologi fuel injection, Yamaha V-IXION memiliki performa yang baik dan lebih hemat bahan bakar.
Aloysius Sunu (Harian Warta Kota)
Honda Supra X125 PGM-FI memberikan konsumen sepeda motor nasional dengan teknologi terbaru di kelas bebek. Teknologi pada Honda Supra ini akan memicu produsen lain mengarah pada pengembangan sepeda motor yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Rully Adam Mangapul (Majalah Asomaxx)
Honda Beat mewakili kebutuhan pada kendaraan yang ringkas dan gesit di kepadatan lalu lintas kota. Desainnya tak lagi condong ke wujud bebek, seperti halnya para kompetitor lain yang lebih pas disebut bebek matic. Beat sendiri mengarah ke gaya skuter sport asal Italia yang penampilannya mirip Aprilia SR dan Gilera Runner. Dan terpenting, banderol paling murah di kelasnya.
Alfons Suhadi (Harian Kedaulatan Rakyat)
Yamaha V-IXION merupakan gambaran sepeda motor masa depan di hari ini. Produk motor sport ini bisa membuktikan keandalan teknologi fuel injection.
Bambang Suharmono (Harian Pos Kota)
Yamaha V-Ixion. Inilah sepeda motor sport pertama di Tanah Air yang mengaplikasikan teknologi injeksi. Ditunjang model yang sporty dan desain stylish, plus harga terjangkau menjadikan Vixion dapat leluasa bermain di segmen yang luas.
Atho Al Rahman (Harian Indo Pos)
Di kelas sport, Yamaha V-Ixion, adalah sepeda motor pertama yang menggunakan teknologi injection. Menilik kapasitas mesin 150 cc, serta sosoknya yang menarik, motor ini memang menyasar konsumen muda usia yang mendambakan teknologi dan desain terkini.
Syahruddin E (Harian Republika)
Honda Supra X125 PGMFI merupakan pelopor teknologi injeksi di Indonesia. Teknologi itu membuat kadar emisi gas buang lebih ramah lingkungan. Disamping itu, sistem injeksi akan membuat campuran bahan bakar lebih ideal dan irit bahan bakar.
Wahyu Atmaji (Harian Suara Merdeka)
Desain serta model Yamaha V-Ixion terhitung futuristik. Tenaga yang dihasilkan dari dapur pacu 150 cc cukup responsif. Akselerasi yang baik mengisyaratkan sebuah motor sport commuter yang cocok untuk keseharian. Sistem injeksi yang dianut berikut perangkat pendukungya menjadikan V-Ixion efisien bahan bakar dan aman digunakan.
Donny Apriliananda (Harian Seputar Indonesia)
Yamaha V-Ixion memiliki dua poin keunggulan. Pertama, yaitu teknologi injection yang membuat konsumsi bahan bakar lebih terukur sehingga efisien. Kedua, motor ini meraih angka penjualan yang luar biasa. Seimbang dari sisi teknologi dan harga, value for money.
Dikdo Maruto (Harian Pikiran Rakyat)
Bajaj Pulsar 200 DTS-i memiliki daya dan torsi besar dibandingkan motor sport lain di kelasnya. Torsi itu didapat tanpa putaran mesin yang terlalu tinggi. Dari sisi teknologi, mesin telah dilengkapi pendingin oli. Panel indikator memiliki tambahan informasi temperatur mesin, kondisi filter udara, juga ada pengaman kelistrikan ketika lampu depan putus atau mati. Pulsar 200 DTS-i merupakan best value for money.
Syubhan Akib (Situs Internet detik.com)
Yamaha V-IXION wajar menerima penjualan yang tinggi. Sepeda motor ini telah membuka mata konsumen nasional bahwa teknologi fuel injection tak perlu dikhawatirkan. Faktanya, di tengah penampilan yang segar dan kemampuannya menghemat bahan bakar, Yamaha V-IXION tetap mudah dirawat.
Ahmad Muhibbuddin (Harian Bisnis Indonesia)
Honda Beat menyimpan value for money yang tinggi, Teknologi dan system keselamatan yang diberikan tergolong maju di tengah harga jual yang ekonomis.
Irwan Siswanto (Harian Berita Kota)
Bajaj Pulsar DTS-I 200 membuktikan bahwa untuk sebuah teknologi maju tidak selalu diiringi harga jual yang tinggi. Sebagai pendatang baru, Bajaj mampu bersanding dengan merek-merek yang telah eksis sebelumnya di pasar nasional. Ini termasuk kualitas dan layanan purna jual yang diberikan.
****
HASIL TOTAL POIN FORWOT-IMOTY 2008
No. Motor (Poin)
1. Yamaha V-Ixion (114 poin)
2. Kawasaki Ninja 250 R (75)
3. Honda Supra X125 PGM-FI (74)
4. Bajaj Pulsar DTS-i 200 (61)
5. Honda Beat (45)
6. Suzuki Satria F150 (39)
7. Honda Vario (17)
TENTANG FORWOT:
Tanggal 30 April 2003 dijadikan sebagai hari lahirnya Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT). FORWOT terbentuk atas prakarsa para jurnalis senior bidang peliputan otomotif menyikapi semakin banyaknya media massa yang memberikan ruang khusus untuk penulisan berita bidang otomotif. Hadirnya FORWOT diharapkan dapat menjadi jembatan bagi tercipta hubungan baik antara jurnalis junior dan senior, serta kalangan industri otomotif nasional. Selain FORWOT-IMOTY 2008, pada 2006 paguyuban yang diisi 160 wartawan ini juga telah melangsungkan kegiatan yang sama.

PROFIL : irwan "boss" wardhani tinggi bagai towerr

0 komentar


siappp nama irrwan wardani assal sekolah es empe tiga manon jaya,, itulah irwan kala bertemu pandangan pertama dengan teman2 tkj 1.. body menjulang tinggi ibarat gunung krakatau , kumis menjadi cirikhas nya..otak intelek nya membuat dia terpilih menjadi boss di kelass alias ketua murid..
boss paling susah dibangunin tidurnya ,apalagi disuruh mandi..hahaha tak heran baux si boss... hhahahaa
boss juga kadang membuat skandal ,terutama soal percintaan... setelah putus dari manoHANA kini boss menjelajah ke wanita yang agak rock sedikit yaitu vokalis MANDI band yaitu tiw2... ketika menjalin hubungan dengan mano hana,boss sempat dinobatkan menjadi pangeran kerantang oleh kerajaan cinta di malaysia ,itu karena boss dikala itu menjalin cinta dengan manohana,namun setelah kandas kini boss bukan pangeran kerantang, melainkan sultan manonjaya ...pengen tau lebih dekat ama boss? nantikan episode selanjutnya

Sabtu, 10 Oktober 2009

mengatasi FD yang tiba tiba mati

0 komentar
Saat flash disk tertancap di komputer win XP, sedang dipakai namun tiba-tiba windows hank alias frozen. Setelah komputer di booting paksa dan di hidupkan lagi, ternyata flash disk yang tertancap tadi mati. Falsh disk tidak bisa bekerja lagi. Windows mendeteksi kapasitasnya 0 MB dan mengeluarkan pesan untuk memformatnya. Dicoba untuk di format gagal juga. Akhirnya gak terpakai lagi deh tuh Flash disk”
Kalau memang kasus seperti ini yang anda alami terhadap kerusakan flash disk anda. jangan khawatir kita masih bisa coba untuk menyelamatkan dan menghidupkanya lagi. Berikut ini langkah-langkah untuk memperbaikinya:
  1. Softawre yang kita perlukan untuk keperluan ini adalah HP Drive Boot Utility (buatan HP namun jangan khawatir ternyata bisa kita gunakan untuk merek yang lainya. Bahkan untuk memory kamera juga). Anda bisa download di sini.
  2. Setelah di download, jalankan dan pilih drive untuk falsh disk yang akan diperbaiki.
  3. Pilih tipe format disk yang mau di gunakan (FAT, FAT32 atau NTFS)
  4. Pilih Quick Format
  5. Kemudian pilih start untuk memulainya.
artikel terkait:
(ada juga fasilitas lain yang ditawarkan dari software ini)

PROFIL : ARIP "the pig tell" suprat man

0 komentar



fantastik,,, inilah arip, langganan skandal di kelas , pemasok virus di kelas ,dan salah satu perwakilan indonesia di kejuaraan ninja warrior di afrika.. pria kelahiran 32 desember 1945 ini menyukai dunia perngepetan alias PIG HaCKER.. dia sudah berpengalaman didunia itu..nurdin n tog sempat melirik arip untuk menjadi anggota jaringan TELORis namun arip menolak karena alasan bayaran yang terlalu mahal.. dunia percintaan arip tak lepas dari skandal,, lina , adel, risma adalah sedikit dari sekian banyak nya mantan kekasih arip..arip memiliki kegantengan yang sangat luar binasa, karena kegantengannya arip menjadi juara di playboy Kamerun Competition.. mau tau lebih jauh dengan arip ...tunggu update nya.

PROFIL: kenal lebih dekat dengan PAPAP Mc' donalls

0 komentar




ini dia si ganteng..anak pak iwan setiawan si raja bisnis, ibu gue miss indonesia taun 1992,,,,,
gue si raja ngambek kalo dijaili ade gue..
gue punya ade 2, yang satu borokokok,yang satunya lagi sotoyyyy,, tapi gue happy kalo gak ad mereka rumah gue berisik. gue suka maen gitar,so pasti kalo suka maen gitar punya grup band. band gue namanya masih dicari karena mengikuti jejak peterpan yang ganti nama, tapi gue gak mau kaya peterpan karena peterpan musiknya kaya band kepret ,, mau tau nama peterpan yang baru klik aja didieu ..
lupakan lah peterpen kini ingat aja aku,hahahaha.. oia gue gak bisa diam, gue suka lantrak lintrik ,ngajak orang becanda  mau cowo apa cewe gua ajak becanda kalo banci mah kayanya nggak deh...


ingin tau cerita tentang aku selanjutnya nantikan update selanjutnya... hanya di kasak kusuk 
kalau kasak jangan kusuk kalo kusuk gak boleh kasak..